Rangkuman TIK #6
Perkakas untuk Melindungi Data dan Informasi
1. Enkripsi
Enkripsi adalah alat keamanan yang sangat berharga untuk pengamanan data pada komunikasi data. Enkripsi adalah suatu metode yang mengodekan data sebelum dikirim melalui jaringan komputer. Data tersebut disandikan sedemikian rupa sehingga tidak dapat dibaca sebelum dikembalikan ke bentuk aslinya (di-decrypt). Dengan enkripsi, data yang menyebar dalam jaringan komputer, atau dalam bentuk lainnya tidak dapat dibaca tanpa di dekripsi. Metode ini membuat data menjadi lebih aman. Saat ini, aplikasi bertukar pesan pada ponsel pintar telah banyak menggunakan teknik enkripsi dalam berkomunikasi. Whatsapp sebagai salah satu aplikasi dapat diatur untuk mendapatkan enkripsi dari ujung ke ujung (end-to-end encryption)
2. Antivirus
Merebaknya malware atau virus menyebabkan pengguna merasa terganggu ketika bekerja dan takut ketika bertransaksi di internet. Beberapa alat dan perangkat lunak telah tersedia untuk membantu pengguna melindungi peranti dan file dari gangguan virus. Perangkat lunak di antaranya adalah antivirus atau anti-malware. Perangkat lunak antivirus akan mencari virus/malware di komputer dengan menggunakan dua cara berikut. Pertama, jika kalian telah memasang antivirus di komputer, saat kalian memasang peranti baru, seperti kamera, printer atau drive USB ke komputer, antivirus akan melakukan pemindaian semua file yang berhubungan dengan peranti tersebut. Kedua, teknik kedua yang dilakukan oleh perangkat lunak anti-malware ialah memantau sistem komputer untuk aktivitas yang ditetapkan sebagai “kegiatan virus”.
3. Aplikasi Terpercaya
Saat ini, dengan merebaknya malware, sebagian besar produsen sistem operasi telah menambahkan fitur ke sistem operasi mereka. Sistem operasi ini memberi peringatan kepada pengguna bahwa seharusnya semua perangkat lunak di komputer atau perangkat seluler berasal dari pengembang asli yang bersertifikat. Pengembang perangkat lunak dapat mengajukan permohonan ke produsen sistem operasi, misalnya, Apple, Microsoft, atau Google, untuk sertifikat digital. Jika telah memiliki sertifikat digital, aplikasi apa pun yang dibuat oleh pengembang akan memiliki sertifikat digital yang menempel dan merupakan aplikasi tepercaya (trusted application). Beberapa produk membolehkan fitur trusted application dimatikan. Dengan ini, aplikasi yang dikembangkan dapat dijalankan di ponsel/komputer. Namun, menggunakan aplikasi yang belum memiliki sertifikat sangat berisiko.
4. Alat Otentikasi
Mekanisme keamanan berikutnya adalah otentikasi (authentication. Otentikasi dilakukan untuk memastikan dan mengonfirmasi bahwa suatu objek adalah otentik atau asli. Otentikasi dapat diterapkan pada beberapa objek, seperti situs web, user, surel, dokumen, dll. Pertama, situs web sebagai salah satu sumber daya yang banyak digunakan di internet. Situs web dapat diotentikasi bahwa situs tersebut adalah otentik. Kedua, otentikasi pengguna yang umumnya umumnya menggunakan username dan password. Banyak kejahatan peretasan terjadi karena otentikasi pengguna ini. Ketiga, biometrik adalah karakteristik biologis yang unik, termasuk sidik jari, pola suara, struktur wajah, geometri tangan, pola mata (iris atau retina), dan DNA. Terakhir, ada otentikasi multifaktor yang merupakan metode lain akibat banyaknya usaha peretasan.
No comments:
Post a Comment