Kelompok Rawon: Claudia, Earlene, Fernando, Ritzh, Warren (9A)
Teori Dasar:
Magnet adalah suatu benda yang memiliki kemampuan untuk menarik benda-benda di sekitarnya. Hal ini dapat terjadi karena magnet memiliki medan magnet di dalamnya. Magnet memiliki berbagai sifat atau ciri-ciri, dimana tiga yang umum diantaranya sebagai berikut:
1. Memiliki 2 kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan.
2. Apabila kutub yang sejenis didekatkan, maka terjadi tolak menolak.
3. Apabila kutub yang berbeda didekatkan, maka terjadi tarik menarik.
Kita dapat 'membuat' magnet dengan menggunakan satu magnet, atau dengan lebih spesifik, kita dapat membuat suatu barang memiliki medan magnet dengan satu magnet. Terdapat tiga cara, yaitu menggosok, induksi, dan elektromagnetik.
------------------------------------------------------------------------------------------
Percobaan I: Menggosok
Alat dan Bahan:
- Magnet
- Paku, atau barang berbahan besi lainnya
Langkah-langkah:
- Siapkan magnet dan paku.
- Gosokkan magnet ke besi dengan satu arah.
- Gosok berulang kali hingga paku menjadi magnet.
Kesimpulan:
Paku yang tidak mengandung magnet mampu mempunyai sifat magnet ketika digosokkan dengan magnet berulang-ulang kali. Kutub pada ujung paku yang pertama kali disentuh magnet yang digosokkan dengan paku sama dengan kutub magnet yang menyentuh paku, karena adanya sifat tolak menolak.
------------------------------------------------------------------------------------------
Percobaan II: Induksi
Alat dan Bahan:
- Magnet
- Paku, atau barang berbahan besi lainnya
- Lakban untuk menahan posisi magnet dan paku
Langkah-langkah:
- Letakkan magnet dan paku sejajar di suatu permukaan, misalnya meja.
- Dekatkan magnet dan paku.
- Tempel lakban pada magnet dan paku untuk mempertahankan posisinya. Jangan tempel di ujung magnet dan di ujung paku yang didekatkan.
- Tunggu hingga beberapa menit, dan paku akan menjadi magnet.
Kesimpulan:
Ujung paku yang didekatkan dengan magnet akan memiliki kutub selatan. Ujung paku dengan ujung magnet yang didekatkan akan memiliki kutub yang saling berbeda, karena adanya sifat
tarik menarik.
------------------------------------------------------------------------------------------
Percobaan III: Elektromagnetik
Alat dan Bahan:
- Paku
- Kawat tembaga
- Baterai
- Tang
- Lakban hitam
- Clip kertas
Langkah-langkah:
- Siapkan alat dan bahan yang diperlukan.
- Lebihkan sedikit kawat sebelum dililitkan ke paku
- Lilitkan kawat ke paku dengan satu arah (ke depan atau ke belakang).
- Sisakan sedikit kawat tembaga di akhir.
- Potong kawat tembaga dengan tang.
- Bengkokkan ujung-ujung kawat tembaga.
- Tempelkan kedua ujung kawat tembaga ke baterai dengan menggunakan lakban hitam.
- Tunggu sesaat sampai ada aliran elektromagnetik dari baterai.
- Tes magnet buatannya dengan mencoba mendekatkan clip kertas yang sudah dialiri oleh aliran elektromagnetik dengan paku.
Kesimpulan:
Elektromagnetik adalah cara pembuatan magnet dengan melilitkan kumparan pada paku sehingga dialiri arus listrik, untuk mengatahui mana kutub selatan dan kutub utara magnet buatan kita, kita bisa menggunakam kaidah tangan kanan. Karena saat melilitkan kawat tembaga dari depan ke belakang, tangan kanan kita manganggak ke dalam, sehingga jempol kita menunjuk ke arah kiri, jadi sebelah kiri adalah kutub utara dan sisanya adalah kutub seletan.
------------------------------------------------------------------------------------------
Kesimpulan Akhir: Kita dapat mengubah sebuah benda biasa menjadi sebuah 'magnet', atau dengan lebih spesifik menambahkan medan magnet ke suatu benda, dengan 3 cara: menggosok, induksi, elektromagnetik.